• (024) 6723456
  • edyjogatama@stekom.ac.id

Jadi, Anda adalah salah satu dari orang-orang yang kreatif, bahkan super kreatif, dan pencinta seni, tetapi keluarga, teman, pacar, mantan, atau kekasih Anda berulang kali mengatakan bahwa Anda tidak dapat menghasilkan uang di bidang ini. "Bagaimana kamu bisa memberiku gelar nanti jika aku  hanya menjadi seorang desainer grafis. Aku butuh kehidupan yang layak..." bisik pacarmu  membuat telingamu merah. Setelah beberapa saat, saya memutuskan untuk berganti pacar. 

Apakah Anda mendengarkan nasihat seperti itu? Jika demikian, bersiaplah untuk berubah pikiran  dan  menatap masa depan dengan teguh. Biro Statistik Tenaga Kerja memperkirakan bahwa akan ada lebih dari 123.000 lowongan  baru untuk  desainer grafis pada tahun 2020. Itu  pertumbuhan lebih dari 13%! 

Itu berarti banyak peluang kerja baru yang menarik bagi orang-orang berbakat seperti Anda. Tapi apa sebenarnya desain grafis dan bagaimana Anda tahu itu bidang yang tepat untuk Anda? 

Desain grafis adalah bidang profesional kreatif yang menarik di mana Anda dapat memanfaatkan hasrat Anda untuk penggunaan sehari-hari. Hampir setiap bisnis, besar atau kecil, bahkan  tenda pinggir jalan, membutuhkan desainer grafis yang terampil untuk membantu mereka terhubung dengan audiens mereka dan meyakinkan orang untuk mengambil tindakan, apakah itu ''membeli produk atau layanan atau berpartisipasi dalam aktivitas sosial penting lainnya. Anda mungkin tidak mengetahuinya, tetapi desainer grafis sangat membantu mempengaruhi hampir semua hal yang Anda lakukan setiap hari. Tidak hanya membutuhkan "ahli Photoshop" untuk menjadi seorang desainer grafis yang sukses. Ada banyak hal yang harus Anda lakukan jika Anda benar-benar ingin bekerja di sini. 

Berikut adalah lima alasan untuk membantu Anda memutuskan apakah Anda ingin melanjutkan dunia desain grafis atau pergi ke arah yang berbeda:

  1. Berkomunikasi dengan Orang Lain melalui Kreativitas

Banyak pelukis sangat berbakat secara artistik, tetapi tidak semua dari mereka dapat berkomunikasi dengan orang lain atau pekerjaan mereka membutuhkannya. Tapi kami tahu itu tugas seorang desainer grafis untuk membantu klien menargetkan audiens yang tepat. Di sini Anda akan mengasah kreativitas Anda dan menyebarkannya melalui visualisasi yang menarik sehingga Anda dapat "berbicara" langsung dengan tujuan dan segmen yang ditentukan.

 

  1. Bisa bekerjasama dengan orang lain

Desainer grafis pada umumnya bukanlah pekerja soliter. Anda tidak hanya harus berkomunikasi dengan klien atau bos, tetapi Anda juga dapat berkolaborasi dengan art director, penulis, direktur periklanan, dan desainer lainnya. Bahkan jika Anda mandiri, Anda harus siap menerima kritik, memenuhi tenggat waktu klien.

  1. Dinamis. Selalu belajar hal-hal yang baru

Untuk menjadi seorang desainer grafis yang sukses,  bakat artistik tidak dapat dijamin. Bahkan jika Anda mahir dalam perangkat lunak grafis seperti Photoshop, Illustrator, atau Coreldraw, ketahuilah bahwa itu hanya alat atau alat. Kreativitas dan pengetahuan yang cukup akan membuat Anda memahami cara membuat logo yang baik, tipografi untuk desain majalah, dll. Semoga berhasil jika Anda menyelesaikan pelatihan formal dalam desain komunikasi visual, karena ini dapat menjadi dasar untuk memasuki dunia kerja yang sebenarnya. Namun, mereka yang tidak memiliki gelar desain tidak boleh diremehkan. Media pembelajaran bisa datang dari mana saja; Internet, pengalaman orang lain, pelajaran, praktik, seminar, dll. Singkatnya, seorang desainer grafis profesional harus aktif, mengikuti tren grafis terbaru dan selalu mempelajari "kosa kata" desain  baru.

  1. Business Minded

Anda mungkin tidak pernah memikirkannya, tetapi desain grafis lebih dari sekadar memilih warna yang tepat dan membuat tata letak yang tepat. Apalagi jika Anda berniat melakukan pekerjaan freelance, ada aspek bisnis yang lebih luas yang perlu dipertimbangkan. Anda akan bekerja dengan anggaran, menyiapkan proposal, membuat faktur, atau mengelola banyak klien. Itu tidak berarti Anda benar-benar harus  menjadi ahli bisnis tingkat Rhenald Kasali, tetapi memahami beberapa cara menjalankan bisnis akan membantu Anda terus berkembang di masa depan.

  1. Siap memulai karir yang lebih baik dan menguntungkan

Jika Anda tidak puas dengan profesi desain grafis Anda saat ini,  lebih baik lagi. Itu berarti Anda tahu bahwa bahkan karier pun tidak mudah. Anda membutuhkan motivasi untuk  maju, mengubah keadaan, membuat perbedaan, dan mencapai. Oke, Anda mungkin  berpikir uang adalah nomor dua karena itu hobi saya dan itu  cukup menyenangkan bagi saya. Pikirkan pacar Anda, istri Anda, anak-anak Anda, dan pengasuh Anda. Ketika Anda memutuskan untuk terlibat dalam desain grafis, Anda dapat dan harus menghasilkan banyak uang. Menurut Ridwan Kamil, "pekerjaan yang paling menyenangkan adalah hobi yang menghasilkan". Apalagi jika Anda membayar besar, siapa yang akan menolak.

Jadi sekarang tekad Anda. Tenangkan jiwa Anda jika Anda benar-benar ingin berjalan di atasnya. Kuncinya adalah belajar dan berlatih. Semua bisa selama ada kemauan. Kerja keras mengalahkan bakat ketika bakat tidak bekerja keras.

 

Sumber :http://idesainesia.com/

Info PMB : https://pmb.stekom.ac.id

Kerjasama/Penerimaan Mahasiswa Baru,

WA 24 jam : 081-777-5758 (081 jujuju maju mapan)

IG : @universitassetekom

TikTok : @universitasstekom

FP : https://www.facebook.com/stekom.ac.id/

TWITTER : https://twitter.com/unistekom

YOUTUBE : https://www.youtube.com/UniversitasSTEKOM

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved